Bersembunyi

Standard

Pada malam yang menghentikan geraknya
Lirih laramu berada di dasarnya
Cerita tentang pagi yang dirayu
Cerita tentang siang kau melaju

Pada tahun aku memulai kembali
Hangat senyummu adalah asa
Bukan menguat, menggenggam, meredam
Tapi berputar, merindu, laranya.

Pada petang saat aku merajut janji
Kau ucap pergi menjemput hati kecil
Merintih dalam kata
Berujar dalam tawa
Merindu pada rasa
Menabur garam pada luka
Diriku bukan dirinya.

Pada malam aku berjanji
Menutup hati, lalu pergi
Tapi rasa tak pernah sudi
Bersembunyi.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s